PERBURUAN PAUS PILOT DI KEPULAUAN FAROE


Di Kepulauan Faroe ada tradisi masyarakatnya untuk berburu paus yang diselenggarakan setiap tahun. Perburuan paus itu dengan cara menggiring paus ke arah pantai yang menjorok ketika mereka mendekati Kepulauan Faroe dengan perahu-perahu nelayan. Setelah rombongan paus yang berjumlah sekitar ratusan terpojok, penduduk Kepulauan Faroe beramai-ramai membantai dengan pisau yang telah dipersiapkan secara khusus.

Kepulauan Faroe terletak di antara Laut Norwegia dan Samudera Atlantik utara. Penduduk Faroe menyebut perburuan paus besar-besaran ini dengan sebutan “grind.” Dengan grind, penduduk Faroe memuaskan kesukaan mereka terhadap daging ikan paus.

The Sea Shepherd Conservation Society, organisasi pecinta lingkungan, mengirimkan kapal, helikopter, kapal cepat, dan kru darat untuk mencoba menghentikan pembantaian paus pilot itu. Ratusan paus pilot telah dibunuh dengan keji. Namun, sebagian besar penduduk Faroe menganggap hal itu sebagai aneh bila dipermasalahkan.

Tampaknya beberapa penduduk Kepulauan Faroe melihat pembantaian ikan paus pembunuhan sebagai kebenaran yang diberikan Tuhan. Pihak Sea Sheperd menyatakan:'' Mereka menyebut mereka membunuh sebagai hadiah dari Tuhan''. Kepulauan Faroe berada di posisi yang luar biasa daripada bagian lain dari Uni Eropa. Mereka adalah bagian otonom dari Kerajaan Denmark, tetapi mereka telah berhasil mendapatkan pengecualian dari Konvensi Berne dalam membantai paus pilot.


Beberapa negara beradab saat ini tampaknya memiliki kesenangan untuk mengisi perutnya dengan berburu ikan paus, misalnya sebagian penduduk Jepang yang mengkonsumsi ikan paus dengan berburu besar-besaran di laut Antartika (Kutub Selatan), selain penduduk Kepulauan Faroe, dan penduduk di belahan bumi lainnya.

Sea Shepherd juga pernah menentang pembunuhan paus oleh kapal-kapal Jepang di Kutub Selatan, yang kemudian kisahnya ditayangkan serial di channel televisi Animal Planet.

The Sea Shepherd sebelumnya telah terlibat dalam membantu pencegahan pembantaian tahunan paus pilot di Kepulauan Faroe.

Mereka bekerja sama dengan Bridgette Bardot Foundation, yang merupakan amal yang berbasis di Eropa difokuskan pada kesejahteraan dan perlindungan hewan, mencoba untuk membantu pembebasan Kepulauan Faroe dari pembunuhan yang mengerikan yang dapat dilihat dari bukti foto-foto yang dihasilkan oleh fotografer penduduk Faroe sendiri. *****


Dihimpun dari berbagai sumber.






SKRIPSI [S1]: SKRIPSI [S1]:

Adm. Bisnis
Adm. Publik
Agama
Akuntansi
Antropologi
Bahasa & Sastra
Biologi
Ekonomi
Farmasi
Fisika
Geografi
Hub. Internasional
Hukum

Info & Komputer
Kebidanan
Kedokteran
Kehutanan
Keperawatan
Kesehatan
Kimia
Komunikasi
Lingkungan
Manajemen
Matematika
Musik
Olahraga

Pendidikan
Pertanian
Politik
Psikologi
Sejarah
Sosiologi
T. Arsitektur
T. Elektro
T. Geologi
T. Industri
T. Mesin
T. Sipil
Turisme

TESIS [S2]:

Adm. Bisnis
Adm. Publik
Agama
Akuntansi
Antropologi
Bahasa & Sastra
Biologi
Ekonomi
Farmasi
Filsafat
Fisika
Geografi

Hub. Internasional
Hukum & Notariat
Info. & Komputer
Kedokteran
Kehutanan
Kelautan
Keperawatan
Kesehatan
Kimia
Komunikasi
Lingkungan
Manajemen

Matematika
Musik
Olahraga
Pendidikan
Perenc. Wilayah
Perikanan
Pertanian
Politik
Psikologi
Sejarah
Sosiologi
Teknik
Turisme

DISERTASI [S3]:    

Adm. Bisnis
Adm. Publik
Agama
Akuntansi
Antropologi
Bahasa & Sastra
Biologi
Ekonomi
Farmasi
Filsafat
Fisika
Geografi

Hub. Internasional
Hukum
Info. & Komputer
Kedokteran
Kehutanan
Kelautan
Keperawatan
Kesehatan
Kimia
Komunikasi
Lingkungan
Manajemen

Matematika
Musik
Olahraga
Pendidikan
Perikanan
Pertanian
Politik
Psikologi
Sejarah
Sosiologi
Teknik
Turisme

Tidak ada komentar:

Posting Komentar